Pengumpan:
Tulisan
Komentar

Khusus buat alumni SMA NEGERI 4 JEMBER lulusan tahun 2004

Temen2 SMUPA ini ada polling mohon kalian jawab ya..

Atas partisipasinya, aku ucapkan terima kasih

Lanjut Baca »

Islam is The OneISLAM PADA ZAMAN ROSULULLAH

Menurut “Buku putih” (G.30-S Pemberontakan PKI) yang diterbitkan oleh Sekneg pada tahun 1994, bahwa pertentangan di dalam tubuh SI mencapai puncaknya pada Kongres Nasional VI SI bulan Oktober 1921 di Surabaya. Fraksi komunis yang dipimpin oleh Semaun dan Tan Malaka berusaha mengendalikan dan menguasai jalannya Kongres, tapi usaha mereka ini ditentang oleh seorang tokoh SI, H.Agus Salim. H. Agus Salim menjawab semua argumen Semaun dan Tan Malaka dengan mengatakan bahwa, “Nabi Muhammad SAW sudah mengajarkan sosialisme sejak seribu dua ratus tahun sebelum Karl Marx” (hal: 11).Sangat sayang, H. Agus Salim tidak menjelaskan isi ajaran Sosialisme yang diberikan Nabi Muhammad tsb dan juga tidak menjelaskan mengapa setelah 14 abad lamanya, ajaran sosialisme yang diajarkan Nabi Muhammad itu belum membumi. Ajaran sosialisme dari Nabi Muhammad tsb tentu bersumber dari dari Al Quran. Marilah kita kaji ayat-ayat yang terdapat dalam Al Quran dan tanggapan sementara tokoh-tokoh agama Islam terhadap sosialisme yang diajarkan Nabi Muhammad. Lanjut Baca »

Allah berfirman:

Mengapa kalian mengajak orang lain (mengerjakan) kebajikan, sedangkan kalian melupakan diri (akan kewajib-an) mu sendiri, padahal kalian membaca Al kitab? Maka tidaklah kalian berfikir?”

(Al-Baqarah: 44).

Pertanyaan diatas dimaksudkan sebagai teguran yang keras dan kritikan pedas terhadap orang yang mengajak kebajikan akan tetapi dia sendiri lalai menjalankan tugas. Para Ulama’ berbeda pendapat tentang arti kata ”Al birr”  (kebajikan)dalam ayat ini di antaranya mempunyai arti: Lanjut Baca »

EntrepreneurDiakui atau tidak, sebagian besar masyarakat kita saat ini masih beranggapan bahwa sekolah (kuliah) atau menuntut ilmu hanya bisa dilakukan di jalur formal semata, mulai dari TK sampai Perguruan Tinggi (PT). Anggapan ini dilatar belakangi adanya pemahaman bersama bahwa pendidikan formal dipercaya mampu mengantarkan anak didik menuju kesuksesan. Baik secara materi (finansial) maupun non-materi (kebahagiaan).

Menuntut ilmu, entah itu namanya sekolah, kuliah, kursus, atau yang lain, tidak mesti dilakukan di lingkungan formal. Karena, jika hal itu dimaknai sebagai proses belajar, maka kita bisa melakukannya di mana pun kita berada dan kapan pun. Prinsipnya, belajar adalah proses yang punya tujuan pasti. Jika tidak, maka proses itu akan berakhir dengan sis-sia.

Melihat kenyataan angka pengangguran yang semakin meningkat dewasa ini, mestinya masyarakat tidak menggantungkan nasib hanya dari modal kuliah semata. Rumusan bahwa kuliah menjamin pekerjaan mapan seharusnya ditinggalkan.

PT yang selama ini dituduh menjadi salah satu penyebab meningkatnya angka pengangguran juga tidak mampu berubah dari kebiasaan lamanya. Yaitu, tetap menganggap mahasiswa sebagai bagian dari faktor produksi semata. Akibatnya, kemajuan sebuah PT baik negeri maupun swasta saat ini sangat ditentukan dari besarnya input mahasiswa diterima dan besarnya sumbangan yang dibayarkan. Lanjut Baca »

Sabar adalah obatSabar….Sebuah kata yang mudah untuk diucapkan akan tetapi sangat susah untuk diamalkan. Seringkali ketika tetangga, teman, atau siapa saja orang yang berada disekitar kita terkena musibah, kita sering mengatakan kepadanya untuk sabar, akan tetapi pada suatu ketika musibah itu justru menimpa kita, kita sendiri akan sangat sulit untuk berperilaku sabar. Nah seperti itulah sebuah kiasan tentang sabar, sabar laksana obat, pahit diminum akan tetapi dia berkhasiat untuk menyembuhkan penyakit.
Memang seperti yang telah penulis sebutkan diatas, “sabar itu mudah diucapkan, akan tetapi sangat susah untuk diamalkan”, itu benar adanya, tetapi jika kita semua boleh berfikir lebih jauh lagi, Apa manfaatnya dan mudharatnya jika kita berlaku tidak sabar, dan apa manfaat dan mudharatnya jika kita berlaku sabar.
Pernahkah terlintas dalam pikiran kita apa untungnya kita tidak sabar, berkeluh kesah ataupun jengkel ketika musibah menimpa kita. Pada saat kita tertabrak mobil, pada saat kita terkena banjir, ataupun pada saat kita dizholimi orang lain, dan sebagainya. dan Pada kala tersebut kita tidak sabar menghadapinya, cobalah kita bayangkan apa manfaatnya bagi kita berlaku tidak sabar??? apakah dengan berkeluh kesah mengumpat, ataupun jengkel akan mengembalikan tangan kita yang telah patah (setelah tertabrak mobil), apakah dengan menangis rumah kita yang telah hangus (setelah terjadi kebakaran) akan kembali seperti semula ?? tentu rekan – rekan semua sudah tau jawabannya… Lanjut Baca »

Sang Khalifah

Sang Khalifah

Puluhan abad yang lalu, ada sebuah ekspedisi yang melibatkan belasan kapal layar dan ratusan orang. Ekspedisi ini bertujuan untuk mencari daratan baru yang subur dan menjanjikan karena tempat yang mereka huni sekarang sudah tidak menjanjikan apa-apa lagi untuk membangun sebuah kehidupan. Ekspedisi ini dipimpin oleh seseorang diantara mereka yang mereka percayai, karena selain handal, ia juga arif bijaksana.

Setelah belasan bulan mengarungi lautan, akhirnya mereka tiba di sebuah daratan yang subur serta menjanjikan, tepat seperti apa yang selama ini mereka impikan. Hanya saja, daratan baru tersebut masih terlalu liar karena belum pernah dihuni sebelumnya. Hal ini menimbulkan keragu-raguan di hati para peserta ekspedisi tersebut apakah mereka mampu untuk menaklukkan daratan baru tersebut dan membangun sebuah kehidupan seperti apa yang selama ini telah mereka impikan. Keraguan tersebut semakin kuat mengingat betapa berat perjuangan yang harus mereka lakukan karena segala sesuatunya harus dimulai dari awal kembali. Lanjut Baca »

MindsetInilah salah satu isu terpenting yang acap dihadapi organisasi: anggotanya tidak mampu menyatukan pikiran mereka agar berpikir dan bertindak sebagai pemimpin-pemimpin strategis (strategic leaders). Padahal menurut Hughes, karyawan yang berpikir dan bertindak sebagai pemimpin strategis, secara individu atau sebagai kelompok, merupakan salah satu kunci untuk meningkatkan produktivitas, daya saing, dan keberhasilan jangka panjang sebuah perusahaan.Para eksekutif senior memang sudah selayaknya mempunyai mindset sebagai seorang strategic leader. Tetapi itu tidaklah memadai. Karyawan pun seharusnya juga mempunyai mindset strategis. Para karyawan tidak hanya dituntut untuk melaksanakan sebuah peran fungsional belaka, tetapi juga peran strategis dalam organisasi.

Seorang eksekutif bertanggung jawab agar para karyawan memahami strategi organisasi dan juga bagaimana peran dan tanggung jawab mereka berkaitan dengan pelaksanaan strategi itu. Bukankah seorang karyawan harus mempraktikkan strategi yang telah ditetapkan dalam aktivitas sehari-hari mereka?

Penyusunan dan implementasi strategi dapat menuai kesuksesan jika dalam lingkungan organisasi terjadi sebuah pembicaraan strategis yang berkelanjutan antara berbagai level, dari level atas sampai ke bawah. Lanjut Baca »

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.